“TRANSFORMASI DIGITAL UNTUK UMKM : Strategi Cerdas Memasarkan Produk Keterampilan dan Kewirausahaan di Era Digital”
- Nov 19, 2025
- SURYADI SETIAWAN
“TRANSFORMASI DIGITAL UNTUK UMKM : Strategi Cerdas Memasarkan Produk Keterampilan dan Kewirausahaan di Era Digital”
Mayang, 19 November 2025 — Aula Kecamatan Mayang hari ini menjadi pusat pembelajaran dan diskusi mendalam mengenai penguatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi era digital. Melalui kegiatan bertema “Transformasi Digital Untuk UMKM: Strategi Cerdas Memasarkan Produk Keterampilan dan Kewirausahaan di Era Digital”, peserta dibimbing untuk memahami berbagai strategi pemasaran modern yang efektif dan relevan dengan perkembangan teknologi.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pelaku UMKM dari berbagai wilayah, salah satunya adalah Desa Sidomukti yang mengirimkan 10 peserta untuk berpartisipasi. Kehadiran para pelaku usaha dari Sidomukti menunjukkan komitmen kuat desa tersebut dalam mendorong warganya agar mampu bersaing dan berkembang melalui inovasi dan pemasaran berbasis digital.
Acara dibuka secara resmi oleh pihak Kecamatan Mayang yang menyampaikan pentingnya transformasi digital untuk meningkatkan daya saing produk lokal. Dalam sambutannya, pihak kecamatan menekankan bahwa UMKM perlu bergerak cepat mengikuti perkembangan teknologi agar tidak tertinggal di tengah persaingan pasar.
Materi Pelatihan: Dari Dokumentasi Produk hingga Pemasaran Digital
Dalam sesi materi utama, peserta dibekali pengetahuan praktis mengenai teknik branding, dokumentasi produk, dan strategi pemasaran online. Pemateri menjelaskan bahwa kualitas dokumentasi produk—terutama foto dan video—menjadi faktor penting dalam menarik minat calon pembeli di media digital.
Peserta diajarkan cara mengambil foto produk yang menarik menggunakan alat yang sederhana, memanfaatkan pencahayaan alami, serta teknik angle yang tepat untuk menonjolkan detail produk keterampilan seperti kerajinan tangan, makanan olahan, maupun produk kreatif lainnya.
Selain teknik dokumentasi, peserta juga mendapatkan materi tentang pemanfaatan berbagai platform digital seperti Facebook Marketplace, Instagram, TikTok Shop, dan e-commerce untuk menjangkau konsumen lebih luas. Pemateri memaparkan langkah-langkah praktis mulai dari membuat akun bisnis, menulis deskripsi produk yang persuasif, menentukan harga kompetitif, hingga strategi memaksimalkan fitur promosi berbayar maupun organik.
Interaksi, Tanya Jawab, dan Praktek Langsung
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait kendala pemasaran yang selama ini sering dihadapi, seperti kurangnya pemahaman teknologi, kesulitan membuat konten menarik, hingga minimnya jangkauan penjualan.
Pada sesi praktik langsung, peserta diminta memotret produk yang mereka bawa kemudian mendiskusikan hasilnya bersama narasumber. Melalui sesi ini, peserta memahami perbedaan antara dokumentasi yang baik dan kurang tepat, sekaligus memperoleh tips perbaikan secara langsung.
Harapan ke Depan
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para pelaku UMKM—khususnya yang hadir dari Desa Sidomukti—mampu menerapkan teknik pemasaran digital secara mandiri serta meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal. Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi UMKM untuk tetap eksis, berkembang, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Kegiatan berakhir pada siang hari dengan foto bersama sebagai tanda kebersamaan dan semangat untuk terus bergerak menuju era UMKM yang lebih modern, kreatif, dan profesional.